Senin, 07 Juli 2008

Aha Eureka! Superman, Zionis dan Yahudi: Sebuah kesatuan sempurna.


Anda pasti familiar dengan simbol di atas tadi. Simbol dari tokoh fiksi bernama Superman ini begitu populer di seantero dunia, tidak terkecuali Indonesia. Bahkan hingga kini salah satu tv swasta rajin menyiarkan kisah hidup Superman di masa mudanya dengan judul film Smallville.

Tapi tahukah Anda jika dibalik simbol dan film tersebut tersimpan ide cemerlang tentang kejayaan kaum Yahudi sebagai "Manusia Pilihan Tuhan" dan manusia lainnya tidaklah sempurna?

Jerry Siegel dan Joe Shuster, dua orang keturunan Yahudi dibalik pembuat tokoh Superman, dengan cerdas membingkai ide ini secara halus dalam gaya penyajian yang enak dinikmati oleh siapa saja.

Simbol huruf "S" pada gambar di atas banyak memiliki arti. Tetapi yang lebih dekat maknanya adalah SION dan SAMIRI. Untuk Sion, semua orang tahu kalau ini adalah bukit yang ingin dikuasai semata oleh Yahudi dalam gerakan Zionis. Dan gerakan ini berasal dari nama Sion.

Samiri, adalah tokoh sempalan dari Bani Israel yang menentang misi Nabi Musa. Samiri inilah yang menjadi awal ide pemberontak tauhid dan menyimpan ilmu sihir besar yang hingga kini masih dijaga oleh sebagian Yahudi sebagai ilmu rahasia bernama Kabbalah. Dan nama Samiri ini pula diduga sebagai nama panggilan lain untuk tanah Amerika Serikat yang dikuasai secara ekonomis dan politik oleh Yahudi. Dan nama lain dari Amerika Serikat adalah Uncle Sam yang mana kata SAm adalah singkatan dari SAMiri.

Apakah analisa sederhana tentang ideologi zionis dalam Superman ini bualan? Mungkin bagi Anda yang sudah begitu senang dengan dunia fiksi ini adalah bualan belaka. Tetapi jika Anda secara cermat memperhatikan nama dari asli dari Superman yaitu KAL-El, maka Anda akan terkejut bahwa nama tersebut sangat ber-Yahudi sekali.

Menurut bahasa Ibrani, bahasa yang digunakan oleh Yahudi, kata EL berarti Tuhan (God). Dan nama EL selalu berkaitan dengan Tuhan, oleh karena itu ada beberapa nama menggunakan akhiran EL yaitu Israel, Samuel dan Michael.

Setelah penulis mengecek arti KAL dalam kamus online di Babilon tidak terdapat arti spesifik dari kata ini.Hanya saja setelah dicek dari beberapa kaitan nama ini, KAL artinya ke dalam bahasa Inggris adalah nama sayuran yaitu kubis dengan ciri khasnya yaitu daunnya yang keriting melengkung. Ini tepat sekali dengan ciri khas dari Superman ketika berubah dari Clark Kent ke Superman dengan perubahan pada kacamata dan bentuk rambutnya. Superman tidak menggunakan kacamata dan bentuk rambut khas: rambut melengkung berbentuk huruf S. Perhatikan perbedaanya di gambar berikut ini:




Menurut ideologi zionis yang bersumber pada Talmud (baca juga artikle penulis tentang Talmud ini di seri Yahudi: Berawal di Mesir Berakhir Di Palestina), bangsa Yahudi adalah manusia pilihan Tuhan yang sepantasnya hanya merekalah yang menguasai dunia ini. Sebagai manusia pilihan, mereka memiliki hal-hal khusus yang tidak dimiliki oleh bangsa lain.

Ideologi ini dibungkus secara baik dalam komik Superman. Yahudi memang perkasa dalam sosok Superman dan ideologi Zion terus terusung dalam huruf S yang mencolok.

Jika memang memiliki kekuatan hebat mengapa Superman memiliki kelemahan dengan batu kripton berwarna hijau?

Batu ini sejatinya adalah tanah leluhur dari Kal-El, planet Kripton. Tetapi karena ia telah menginjakkan kakinya di bumi dan batu itu pula mengikuti dirinya ke bumi maka batu tersebut menjadi kelemahannya.

Ini dapat diperjelas demikian. Tanah Palestina jika telah terkontamiasi oleh tangan manusia non-Yahudi maka tanah tersebut menjadi sebuah kutukan bagi Yahudi. Maka kelemahan Yahudi adalah jika tanah Palestina bukan milik mereka.

Sampai di sini mungkin Anda masih tidak percaya apa yang penulis sampaikan. Tetapi fakta telah berbicara secara lancar dalam film dan komik tersebut serta sejarah yang sedang kita jalani ini.

Komik Superman tetaplah dibungkus untuk konsumsi komersial maka dibuatlah cerita berseri yang cukup panjang, tetapi dibalik itu tersimpan agenda besar dari Yahudi: Merekalah yang dibutuhkan ole manusia non Yahudi untuk menyelamatkan dunia ini dan bukan bangsa lain.

Percaya? Silakan kalau tidak percaya, tapi bagaimana pendapat Anda?

Jumat, 04 Juli 2008

Aha Eureka! Yahudi: Berawal di Mesir Berakhir di Palestina (8)

Penulis mohon maaf atas keterlambatan artikel ini. Hal ini disebabkan penulis masih sibuk dengan urusan di kantor. Penulis harap Anda pengunjung setia blog ini tetap ber-aha eureka! Selamat membaca

Pada artikel sebelumnya penulis telah menyajikan kepada Anda akan penyelewengan Yahudi akan isi Taurat. Dan menurut sejarah yang menjadi penanggung jawab awal penyusunan awal Taurat setelah masa penghancuran Nebukhanedzar adalah dua orang Rabi yaitu Ezra dan Nehemia yang dianggap sebagai Nabi oleh Yahudi. Kini Penulis sajikan kepada Anda sebuah kitab yang dianggap lebih suci daripada Taurat itu sendiri yaitu Talmud.

Bab IX: Lahirnya Talmud, Kitab Hitam Yahudi


Pada masa Cyrus the Great, bangsa Yahudi diperbolehkan pulang ke tanah Palestina setelah masa pengasingan mereka di Babylonia. Seperti masa saat ini yang mana gerakan Zionis meminta semua Yahudi kembali ke Palestina tetapi tidak semua Yahudi mau mengikuti ajakan ini karena merasa sudah nyaman di negeri lain, Yahudi di masa Cyrus pun demikian.
Tidak semua bangsa Yahudi mau kembali ke Palestina mengingat mereka telah memiliki rumah dan pekerjaan yang tetap serta kehidupan yang lebih baik dari pada di Palestina yang mana mereka harus membangun kehidupan mereka dari awal kembali.

Melihat hal ini, maka para Rabi yang mempunyai semangat persatuan, mulai gusar karena bangsa Yahudi yang terpencar-pencar di negeri orang tidak juga ingin kembali satu ke tanah Palestina. Maka, mereka membuat satu doktrin yang mana doktrin ini terus dipertahankan hingga hari ini dengan jubah Zionis. Doktrin tersebut adalah bahwa bangsa Yahudi adalah bangsa pilihan Tuhan dan Palestina adalah tanah yang dijanjikan oleh Tuhan dan tidak ada kejayaan bangsa Yahudi kecuali bersatu di Palestina dengan bernostalgia akan Haikal dan kejayaan kerajaan Nabi Sulaiman.

Untuk "melegalkan" doktrin ini bahwa ia adalah perintah Tuhan, maka para rabi membungkusnya dengan istilah "Taurat tidak tertulis" atau dengan kata lain wahyu Tuhan yang difirmankan kepada Musa tetapi tidak tertulis. Untuk memudahkan Anda, seperti hadits Qudsi. Bedanya, Wahyu klaiman rabi ini tidak memiliki dasar riwayat dan sama sekali baru terdengar di masa Cyrus, tidak di masa Nabi Musa yang jauh telah wafat sebelumnya. Dan kini tiba-tiba ada istilah wahyu tidak tertulis.

Untuk "melgalkan" hal ini, maka para rabi mengajarkannya secara lisan dan terbatas. Dan dipioneri oleh Ezra dan Nehemia yang telah menyusun lebih dahulu Taurat versi baru, maka Ezra dan Nehemia juga mengajarkan "Taurat Lisan" ini. "Taurat Lisan" ini terus diajarkan untuk menumbuh-kembangkan semangat nasionalisme bangsa Yahudi secara turun-temurun.


Ilustrasi Ezra

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa sampai perlu para rabi membuat "Taurat Lisan" ini? Jawaban yang mungkin adalah karena bangsa Yahudi pada saat itu tidak memiliki seseorang yang dapat dijadikan pemimpin semenjak hancurnya dua kerajaan kecil mereka.
Krisis kepemimpinan inilah yang ingin dibangun oleh rabi. Dan memang dalam "Taurat Lisan" tersebut ada disebutkan jika tidak menaati apa yang disampaikan oleh rabi maka termasuk dosa besar.

"Taurat Lisan" ini selanjutnya diberi nama Talmud. Sebuah kitab inspirasi zionis hari ini. Mengapa demikian? Sebab dalam Talmud disebutkan bahwa bangsa selain Yahudi adalah binatang dan najis. Sebuah rasisme yang sangat luar biasa dari sebuah bangsa yang terhina oleh dosa mereka sendiri.

Untuk lebih jelas mengenai kitab Talmud penulis sarankan kepada Anda untuk membaca buku karya Prof. DR. Muhammad Abdullah asy-Syarqawi dengan judul "Talmud, Kitab Hitam Yahudi Yang Menggemparkan".

Dan bagi Anda yang dapat ingin referensi langsung tentang Talmud, penulis sarankan untuk membuka situs www.sacred-texts.com, di situs ini Anda dapat mendowload isi dari kitab Talmud.

Demikianlah sampai jumpa pada artikel selanjutnya


Ilustrasi Nehemia

Rabu, 04 Juni 2008

Aha Eureka! Yahudi: Berawal di Mesir Berakhir di Palestina (7)

Dalam artikel sebelumnya, penulis telah menyajikan kepada Anda akan asal-usul lahirnya nama panggilan YAHUDI untuk Bani Israel. Kini Anda kami ajak untuk menyelami sisi gelap dari bangsa Yahudi ini dalam penyelewengannya terhadap Taurat. Selamat membaca.

Bab VIII: Lahirnya Taurat Versi Baru



Pada masa pengasingan di Babilonia, masa raja Nebukhanedzar, bangsa Yahudi (Bani Israel) telah kehilangan jati diri mereka, baik sebagai satu bangsa maupun secara religius. Sebagai bangsa, mereka dipaksa untuk mengikuti tradisi-tradisi baru di Banilonia. Secara religius, mereka juga dipaksa untuk mengikuti sistem paganisme-penyembahan banyak dewa.

Melihat hal ini, banyak di antara para rabi Yahudi kuatir akan identitas mereka yang monotheis yang berdasarkan pada risalah Nabi Musa dalam Taurat.

Malangnya, ketika bangsa babilonia menyerang, risalah ini banyak yang hilang dan juga para rabi yang hafal banyak yang meninggal karena penyerbuan dan pembunuhan.

Atas inisiatif para rabi yang tersisa maka meeka menuliskan ulang isi Taurat yang aslinya sudah tercabik-cabik oleh raja Nebukhanedzar.

Hasilnya?

Seperti yang tercatat dalam sejarah hari ini, Taurat yang ditulis ulang oleh para rabi ini jauh dari keaslian. Sederhana saja mencari jawababnnya. Bagaimana mungkin seorang manusia dapat menceritakan alur cerita kehidupannya hingga ia wafat dan dikuburkan?

Inilah yang terjadi. Dalam Taurat, Nabi Musa "dikisahkan" wafat hingga dikuburkan, sedangkan kata Taurat aslinya adalah risalah yang dibawa oleh Nabi Musa.

Lebih fatal lagi, banyak nabi dalam Taurat (Perjajnjian Lama) pernah berbuat salah yang jauh dari sifat kesuciannya yang luhur.

Ini sebenarnya tidaklah mengherankan jika kita mengikuti alur pola pikir mereka. Begini, menurut mereka, jika kita dapat mengambil kesimpulan demikian, para nabi saja pernah berbuat dosa, maka umatnya pun tidak mengapa berbuat dosa karena pasti diampuni oleh Tuhan.

Penyerbuan Babilonia adalah ulah mereka yang telah berbuat dosa. Namun selanjutnya ini dilihat kecil oleh bangsa Yahudi karena mereka menyakini kalau nabi saja berbuat dosa, jadi pantas saja jika rabi, hakim, umat biasa berbuat dosa pula.

Sebagai bahan renungan bagi bangsa Yahudi adalah seperti ucapan Nabi Jeremiah as kepada raja Nebukhanedzar:"Jangan kalian pikir bahwa kalian telah mengalahkan Bani Israel dengan kekuatan kalian. Sesungguhnya ini adalah azab yang disebabkan dosa-dosa mereka ynag terlalu banyak".

Ingin tahu isi Perjanjian Lama yang berisikan dosa-dosa para Nabi? Berikut penulis sajikan kepada Anda.

1. Nabi Nuh dalam Kejadian 9: 20-26

Nuh menjadi petani; dialah yang mula-mula membuat kebun anggur. Setelah ia minum anggur; MABUKLAH ia dan TELANJANG dalam kemahnya. Maka Ham, bapak Kana'an itu, melihat AURAT ayahnya. Lalu diceritakannya kepada kedua saudaranya di luar. Sesudah itu, Sem dan Yafet mengambil sehelai kain dan membentangkannya pada bahu mereka berdua, lalu mereka berjalan mundur; mereka menutupi AURAT ayahnya sambil berpaling muka, sehingga mereka tidak melihat AURAT ayahnya. Setelah Nuh sadar dari MABUKNYA dan mendegar apa yang dilakukan anak bungsunya terhadapnya, berkatalah ia,"Terkutuklah Kana'an, hendaklah ia menjdai yang paling hina bagi saudara-saudaranya. Lagi katanya, "Terpujilah Allah, Tuhan Sem, tetapi hendaklah Kana'an menjadi hamba baginya.

(ini adalah isi Taurat yang menunjukkan kebencian terhadap Kana'an karena sebelum Bani Israel masuk ke tanah Kana'an, bangsa Filistin / Kana'an adalah penguasa tanah ini yang selanjutnya dalam sejarah menjadi nama tanah Palestina yang juga diambil dari nama Filistine)

2. Nabi Luth dalam Kejadian 19: 30-38
Oleh sebab Luth tidak berani tinggal di Zoar, pergilah ia bersama kedua anak perempuannya meninggalkan negeri itu menuju sebuah pegunungan untuk menetap di sana. Anak perempuan Luth yang tua berkata kepada yang muda, "Ayah kita memang telah tua, tetapi tidak ada laki-laki lain di sini yang akan menghampiri kita seperti layaknya laki-laki dan perepmpuan. marilah lita beri ayah kita minuman anggur agar kita bisa TIDUR DENGANYA dan MENDAPAT KETURUNAN darinya. Maka pada malam harinya, kakak-beradik itu memberi ayah mereka minuman anggur; lalu masuklah yang tua untuk TIDUR dengan ayahnya, sedangkan ayahnya sendiri tidak sadar lagi apa yang terjadi karena MABUK. Keesokan harinya, berkatalah si kakak kepada adiknya, "Tadi malam aku telah BERSETUBUH (BERZINA-penuls) dengan ayah. Bagaimana kalau malam nanti kita memberinya lagi minuman anggur supaya engkau bisa juga melakukan apa yang telah aku lakukan tadi malam." Maka pada malam harinya, mereka kembali memberi ayah mereka minuman anggur, llau masuklah anak yang muda untuk TIDUR dengan ayahnya, sedangkan ayahnya sendiri juga tidak sadar lagi apa yang terjadi kaena MABUK. Lalu mengandunglah kedua anak Luth itu dari ayah mereka. Yang tua melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Moab; dialah nenek moyang bangsa Moab yang sekarang. Yang mudapun melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Ben-Ami; dialah nenek moyang dari Bani Amon yang sekarang.

(ini adalah isi Taurat untuk mewujudkan keinginan para Rabi Yahudi untuk mendiskreditkan bani Moab dan Bani Amon yang merupakan musuh bebuyutan mereka. Apabila Rout (yakni nenek dari Nabi Daud as dan nenek moyang Nabi Isa as) adalah anak dari Moab, maka ini berarti bahwa para pengarang kitab Taurat itu telah menjadikan mereka semua sebagai keluarga pezina)

3. Nabi Musa dalam Ulangan 32: 49-52)
pada hari itu juga Tuhan berfirman kepada Musa, "Naiklah ke bukit Abrahim yang ada di negeri Moab, sebelah kota Jeriko, lalu pandanglah dari puncak bukit itu tanah Kan'an (palestina) yang kelak Kuberikan kepada orang-orang Israel. Engkau akan mati di atas bukit yang akan kau naiki itu, supaya engkau dikunpulkan kepada kaum leluhurmu, sama seperti Harun, saudaramu, yang mati di bukit Hor lalu dikumpulkan kepada kaum leluhurnya. Ini adalah karena engkau telah BERKHIANAT kepada-Ku di tengah-tengah orang Israel dan TIDAK LAGI MENGHORMATI kekudusan-Ku di tengah-tengah mereka. Engkau boleh melihat negeri itu terbentang di depanmu, tetapi tidak boleh masuk ke sana, ke negeri yang kuberikan kepada Israel.

(ini adalah isi Taurat yang benar-benar keji terhadap Nabi mereka yang mulia, Nabi yang membebaskan mereka dari Fir'aun. Kitab ini menuduh bahwa Nabi Musalah yang telah membuat patung ular dari tembaga yang disucikan dan dijadikan sesembahan oleh Bani Israel seperti dalam Raja-Raja II 18:4 yaitu: Dan (Hizkia) yang menghancurkan ular tembaga yang DIBUAT Nabi Musa, sebab sampai pada masa itu orang Israel memang masih memuja dan menyembah patung yang mereka beri nama denagn Nehustan itu.)

4. Nabi Harun dalam Keluaran 32: 1-6

Ketika bangsa itu melihat bahwa Nabi Musa mengundur-undurkan turun dari gunung itu, maka berkumpullah mereka mengerumuni harun dan berkata kepadanya,"Buatkanlah sebuah tuhan untuk kami yang akan menuntun jalan kami! Sebab, Musa pemimpin kami, tidak ada di samping kami. Ia telah pergi meninggalkan kami, dan kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengannya." Lalu berkatalah Harun kepada mereka, "Tanggalkanlah anting-anting emas yang ada di telinga istri-istri dan anak-anakmu, llau kumpulkanlah semuanya kepadaku!" Maka seluruh bangsa itu menanggalkan anting-anting eams yang ada di telinga mereka dan membawanya kepada Harun. Setelah semua emas itu berada di tangan Harun, IA MULAI MENGOLAHNYA MENJADI SEBUAH PATUNG BERBENTUK SEEKOR ANAK LEMBU. Kemudian ia berkata kepada mereka, "Hai Bani Israel, INILAH TUHANMU, yang telah menuntunmu keluar dari tanah Mesir!" Ketika Harun melihat orang-orang berkumpul kepadanya, DIDiRIKAN OLEHNYA MEZBAH DI DEPAN ANAK LEMBU ITU. Kemudian ia berseru, "Besok hari raya bagi Tuhan!" Dan keesokan harinya, mereka langsung mempersembahkan hewan-hewan kurban untuk patung tersebut.

(Sebuah isi Taurat yang sangat menghujat seorang Nabi. Padahal orang lain yaitu Samiri yang membuat patung anak sapi itu. Ini hanyalah alasan bagi Yahudi jika sesat maka Nabi Harun lebih sesat lagi dari mereka. Jadi jika Yahudi berbuat dosa maka PASTI diampuni lha wong Nabi saja yang nyata-nyata suci malah membuat patung sembahan, gimana mereka yang awam! Inilah alur logika sesat mereka yang membuat mereka "halal" berbuat dosa besar)

Masih ada lagi kekejian Yahudi terhadap Nabi Daud yang dinyatakan berzina. Ini tidak mengherankan bagi Yahudi karena silsilah yang mereka buat berasal dari anak Nabi Luth (baca di Samuel II).

Singkat kata, jika Yahudi berbuat dosa maka hal ini biasa karena nabi-nabi mereka pun juga demikian. Dosa bagi mereka hal yang sepele dan mereka menyakini pasti diampuni. Syirik, mabuk, berzina, dan dosa lainnya adalah biasa bagi Yahudi, karena para nabi pernah melakukannya juag.

Sungguh benar-benar keji terhadap kesucian Nabi!


Bagaimana selanjutnya nasib bangsa Yahudi ini? Ikuti terus artikel ini